“FOCUS, Apakah Itu Berlaku Untuk Doa Saya”

Malam ini saya sedikit di landa 1 pertanyaan yang menggelitik hati saya. ini tentang 1 kata yang sudah tak asing lagi buat kita yaitu “FOCUS”
1 kata ini hari ini sedikit mengusik hati saya. Jujur saja, kata ini pernah menjadi pelajaran berharga buat saya, terutama ketika beberapa tahun yang lalu saya belajar tentang Multi Level Marketing di High Dessert Indonesia. mentor saya dari surabaya yaitu bapak chandra, bapak julianto, ibu anggraini dan bapak lion,beliau-beliau adalah orang-orang yang banyak mengajari saya tentang makna dari kata ini.

“Jika kamu punya mimpi, perjuangkan mimpi kamu dengan segala upaya dan doa, focus pada satu tujuan dan gapailah dengan penuh semangat, jangan biarkan fikiran kamu bercabang terhadap tujuan-tujuan yang lain sebelum mimpi kamu itu bisa tercapai”

Dan sejak saat itu, saya mulai memperjuangkan mimpi saya, saya focus terhadap apa yang sudah saya tulis di dream’s book saya, tanpa memikirkan tujuan-tujuan lain dulu sebelum tujuan yang satu itu tercapai. Masih terngiang jelas beberapa tahun yang lalu ketika sahabat saya (*lebih tepatnya mantan orang yang pernah ada di hati saya)😀 nun jauh disana juga memberikan satu bekal,

“if u have a dream, please  Set goals which are SMART honey, Specific, Measurable, Achievable, Relevant,and Time bound…u must Motivate yourself constantly while you are working towards your goal…and Stay focused on your goal, and enjoy the process of achieving it, i will be with u”🙂

Ah itu cerita jaman dulu, sampai akhirnya cerita itu harus berakhir dengan kegagalan saya di High dessert Indonesia. dan satu sebabnya karena TIDAK FOCUS.
Itu hanya sepenggal cerita tentang keinginan dunia saya, saat ini saya kembali ingin menelaah arti kata focus untuk diri sendiri. Sejak saya berhijab, saya tahu bahwa ada perubahan besar di diri saya yang sangat berkeinginan bukan hanya sekedar tubuh saya yang terbalut kain penutup aurat, tetapi hati saya juga ingin berhijab.

Dan salah satu pupuk yang bisa menyuburkan keinginan saya adalah doa. Banyak memanjatkan doa kepada Allah SWT itu apakah salah ? terkadang saya merasa kok diri saya begitu serakahnya dalam berdoa. banyak sekali doa-doa yang saya minta dari Allah, minta di ampuni dosanya, minta rizky yang melimpah, minta karir yang lebih baik, minta di mudahkan dalam segala perkara, minta diberikan anak-anak yang sholih dan sholihah, minta di panjangkan umurnya, minta dibangunkan keluarga yang sakinah mawadah warokhmah, minta kebahagiaan di dunia dan diujung doa, selalu minta di bahagiakan di akhirat dengan meminta syurga sebagai tempat terakhir yang abadi.

 

“Banyak sekali doamu,diajeng” (*nggak apa-apa ya….namanya juga manusia)🙂

 

Apakah dengan banyak doa itu artinya saya tidak focus dan serakah, tetapi bukankan Allah SWT menyukai hambanya yang memohon kepada-NYA, mengadu kepada-NYA, curhat kepada-NYA. sebagaimana saya pernah mendengar bahwa Allah SWT Allah mempunyai malaikat yang sentiasa berkeliaran di jalan mencari ahli zikir dan karana doa adalah inti pati dari segala ibadah. Orang yang enggan berdoa dianggap sebagai orang yang sombong, takabur dan congkak.
Jadi  dalam pengertian saya, mungkin jika saya banyak berdoa, bukan berarti saya serakah dan tidak focus, tetapi karena saya tahu bahwa Allah SWT lebih menyukai hambanya yang banyak memohon kepada-NYA dan satu alasan yang penting lagi karena saya tidak tahu doa mana yang akan di jabah atau di kabulkan dulu oleh Allah SWT. Mungkin  saja hari ini Allah mengabulkan untuk menambah rizky saya, atau besok mungkin Allah mengabulkan untuk mempermudah karir saya, dan begitu seterusnya hingga kelak ketika sang malaikat maut hendak menjemput saya mudah-mudahan Allah mengabulkan doa terakhir saya, untuk bisa menjadi ahli Syurga-NYA, amin Ya rabb.

 

Sungguh saya percaya bahwa Allah SWT maha tahu apa yang akan terjadi di kehidupan saya selanjutnya dan tugas saya hanya menjalani kehidupan ini dengan baik, dengan lurus, ikhlas, jujur, meninggalkan segala larangannya dan mentaati segala perintahnya, banyak berdoa dan selalu menjaga iman dan taqwa.
Dan saya sungguh percaya bahwa tak ada satu tempatpun yang tersembunyi dari penglihatan Allah SWT, dan karena-nya saya akan menjaga perbuatan dan perkataan saya supaya saya menjadi pantas untuk di pilih Allah SWT sebagai salah satu ahli syurga-NYA.
Amin

Mawarku2

(*Tulisan  ini saya posting juga di rangkaian kata hati saya di http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2013/03/02/focus-apakah-itu-berlaku-untuk-doa-saya-539555.html#)

2 Responses

  1. Fokus = Konsentrasi

  2. salam hangat dek..

    dari andioka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: