” Mimpi yang Sempurna “

Ketika sepotong mimpi masa kecil, kembali menari di pelupuk mata. menyaksikan tawa riang bocah-bocah yang berkejaran di TK Al Ihsan…..jadi teringat sebuah mimpi masa kecil. seorang gadis mungil berambut sepanjang pinggul yang ditanya oleh gurunya,” ade kalo sudah besar mau jadi apa ?” dan dengan polosnya gadis kecil itu menjawab,” doktel, bu gulu”🙂

Dan gadis mungil polos itu, hari ini sedang tersenyum sendiri mengingat masa kecil yang tak kesampaian. yah, itulah cita-citaku yang kandas seiring waktu yang berlalu begitu cepat. nasib tidak membawaku ke dalam kemujuran untuk menjadi seorang dokter yang bisa mengabdi untuk masyarakat. kegagalan UMPTN sudah membuatku memutar haluan untuk mempelajari ilmu-ilmu kimia.

sudahlah, semua sudah berlalu, tak ada yang perlu di sesali. masih banyak waktu untuk mengejar impian-impian yang lain :) “lalu apa impianmu sekarang diajeng ?” jleeeeebb…..pertanyaan itu sangat menghujam lapisan hati terdalam (lebay-nya kambuh). aku berfikir “iya ya…..di usiaku yang sekarang, apalagi yang aku impikan ?” lama merenung dalam angan yang melambung jauh. impian-impian yang tidak mungkin lagi di raih, satu persatu ku coret dengan tinta merah. muncul impian-impian sederhana ” ingin membahagiakan orang tua selagi sempat”……”ingin membahagiakan orang-orang tercinta selagi masih ada waktu” tapi  itu kan tidak spesifik diajeng ?

Bukankah kamu pernah belajar tentang cara membangun mimpi ? SMART (Specific, Measurable, Achievable, RealisticTime Based) dengan menuliskan apa mimpimu di sebuah kanvas besar (kalo perlu), memajang target impianmu jika mungkin, kemudian kamu membuat rencana-rencana yang matang, memuwudkan-nya step by step…..ahay…..benar juga. aku berfikir keras untuk melukiskan satu mimpi yang bisa dijadikan jembatan meraih mimpi-mimpiku yang lain. Tidak mungkin selama-nya harus berangkat pagi, naik jemputan, bekerja 8 jam, di pulangin ke rumah, capek, akhirnya tidur lagi. dan begitu terus dan terus, seakan robot yang jika usia telah lanjut hanya tinggal termenung menunggu nasib.

“Masa kamu mau seperti itu terus diajeng ?” nanti saat waktunya pensiun, kamu hanya bisa menikmati masa tuamu dengan berpangku tangan, tanpa bisa menikmati hasil kerja-mu….tanpa punya bekal yg cukup yang bisa kamu berikan untuk anak cucumu…..tragis.

Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. sebelum waktuku habis, sebelum ragaku mulai lunglai ditelan waktu…..akan ku bangun sebuah mimpi besar. mimpi yang bisa membuatku berarti buat orang-orang yang aku cintai, aku kasihi…..untuk anak-anakku kelak jika mereka telah dewasa. untuk bekal  mereka di masa depan…..

semoga, satu angan yang sudah ku tulis di cakrawala itu  bisa kudekap erat, ku gapai dan kubawa pulang, Allah SWT akan membimbing langkahku, menuntun jalanku dan memberiku kemudahan……mimpi yang terbungkus dengan keindahan cinta kasih dan doa, mimpi yang  tak kan pernah padam karena akan selalu ada semangat di balik pancaran mata orang-orang yang ku cintai…..Tuhan, ijinkan aku menggapai-nya dengan sempurna, sesempurna mimpiku…….yah….mimpi yang sempurna…semoga🙂

9 Responses

  1. Amin amin semoga bisa tercapai ya mba🙂

  2. semoga impiannya tercapai dan sempat membahagiakan orangtua… Amin…

  3. semoga segera terwujud semua mimpi mimpinya ya🙂

  4. semoga mimpinya tercapai …

  5. ini hasil tulisan ga bisa tidur yaa? hehe…
    makasih udh berkunjung

  6. aamin.. semoga mimpinya segera bisa dibawa pulang mbak
    aamiin

  7. gara-gara kebanyakan baca buku sufi, jadi gak bernafsu lagi mengejar mimpi… btw semoga mimpinya tercapai

  8. semoga diberi kemudahan dalam mencapai seluruh mimpi mimpinya,, amin🙂 memiliki impian itu salah satu penyemangat hidup🙂

  9. mmm…. mimpi apa ya kira-kira yang enak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: