“Ich Liebe Dich, Weil Allah SWT”

Inilah Cinta !

Jagalah hatimu…

Gairah bukanlah benda yang bercahaya

Dan oleh karena-nya…..

Ia yang terbuang tidak akan memiliki-nya ketika kita sadar

Dan hidup yang bebas khayalan karena kenikmatan..

Cinta adalah duka cita…

Permulaannya adalah penyakit dan titik akhirnya adalah kematian

Karya : Ibn Al-Faridh

Sahabat…..sajak penyair di atas adalah sedikit peringatan bahwa kita harus berhati-hati terhadap cinta. Cinta kepada sesama manusia biasanya akan terasa sangat indah, sangat memabukan. semua yg di lalui bersama seakan penuh dengan warna-warni bunga syurga. Saat cinta sedang memuncak dan bergairah, kadang kita terlena dengan tujuan utama kita.

Apa sih tujuan orang mencinta itu ? Tujuannya supaya kita bisa mengenal satu sama lain sesuai syariah, dan apabila saling cocok alangkah baiknya melakukan pernikahan sebagai pelengkap ibadah.

Jangan terbuai terlalu lama dengan indahnya cinta sesama, karena keindahan cinta  itu ibarat gunung, indah jika di pandang dari kejauhan, tapi yg sebenarnya adalah terjal dan berliku.

Yang kadang mengherankan adalah ketika cinta membuat orang lupa segalanya, mau makan ingat pacar, mau tidur ingat pacar, mau mandi ingat pacar, lagi bengong  yang di lamunin pacar, ada orang lewat  dipanggil-panggil di kira pacar, duduk tersenyum-senyum sendiri ingat pacar, di tanya orang jawabannya gagap karena sedang mikirin pacar….haaduh….haduuuh….dunia serasa penuh dengan wajah sang kekasih….(*bisa-bisa di sangka kurang waras karena sering senyum-senyum sendiri ya)😉

Dan yg kadang lebih menyedihkan saat pacaran jadi  lupa waktu…lupa segalanya…. lupa mengaji karena asyik chat sama pacar, selesai sholat lupa baca Quran karena mau buru-buru sms-an sama pacar, bepergian sama pacar sampai melalaikan waktunya sholat, astaghfirulloh hal adzim, jangan sampai kita melalaikan semua itu ya. Memang susah ya…cinta kalo sudah menggebu-gebu ada aja alasannya🙂

Ada satu sajak dari shakespeare yang menggambarkan cinta yg mendayu-dayu :

ragukanlah bahwa bintang-bingang itu api

ragukanlah bahwa matahari itu bergerak

ragukanlah bahwa kebenaran itu dusta

tapi…..jangan pernah ragukan cintaku padamu

Cinta kadang membuat orang menjadi gila ..sahabat pernah membaca hikayat  yunani dan romawi kan ? dimana seorang Pygmalion bisa mencintai patung seorang wanita cantik hasil karya-nya sendiri. dia meratap bertahun-tahun memohon supaya patung itu di hidupkan. dan akhirnya venus sang dewi cinta atau aphrodite (dalam istilah mitologi yunani) menghidupkan patung itu dan kemudian diberi  nama galatea

Sah-sah saja orang ingat pada orang yg kita cintai, tetapi apakah kita lupa, darimana datangnya cinta ? siapa yang menghembuskan rasa cinta ke dalam hati sanubari kita? DIA-lah Alloh SWT sang penguasa cinta yg abadi. jadi sudah seharusnya cinta kita kepada Alloh  lebih besar dari cinta kita kepada manusia. sekarang bayangkan saja, siapa yang memberia kita hidup ? pacar bukan….bukan kan ? siapa yang memberi kita rizky….bukan pacar juga kan ? apa tau-tau rizky jatuh gedebug dari langit….hehehe tidak juga kan ? semua itu yg memberi adalah Alloh SWT, kehidupan, rizky, kesehatan, keluarga yang bahagia, sodara-sodara yang menyayangi kita…semua yg memberi adalah Alloh  SWT.


Dengan apa kita bisa membalas pemberian-NYA yang sudah sangat banyak ? yaitu dengan cinta. cinta yang ikhlas dan tulus kepada sang pemberi kehidupan. Cinta kita kepada sang Khaliq tidak terbatas ruang dan waktu. kapan saja kita mau curhat sama Alloh, Alloh  SWT pasti mendengarkan, kapan saja kita meminta rizky, kesehatan dan kebahagiaan, pagi, siang, malam kita boleh meminta sama Alloh. kalo sama pacar, masih terbatas ruang dan waktu bukan ?

Seorang pemikir islam hasrat inayat khan pernah mengatakan,” jika cinta adalah lampu senter yang menerangi jalan seseorang, maka ia akan menunjukan apa arti keadilan, kemuliaan kata,kemurahan hati dan ketaatan.” oleh karena itu cinta kita kepada sesama harus  dijadikan penyemangat supaya cinta kita kepada Alloh lebih baik lagi. karenannya, cintailah seseorang yang mencintai Alloh lebih dari segalanya…dialah orang yang selalu berkata,“aku mencintaimu karena Alloh SWT”

Orang yang mencintai kita karena Alloh SWT, karena dia ingin menyempurnakan ibadahnya kepada Alloh, pasti tidak akan bermain terlalu lama dalam cinta itu sendiri. saat hati sudah cocok, silaturahmi sudah terbentuk, pasti dia akan punya niat yg baik untuk menyegerakan pernikahan. jangan pernah bermain-main dengan cinta. kadang ada yg berfikir ,”ah nanti dulu ah…nikmatin saja dulu pacarannya…nikahnya mah entar-entaran aja” Astaghfirulloh hal adzim.


Semakin lama kita ada dalam lingkaran cinta sesama, dan tidak menyegerakan untuk menikah, maka makin banyak dosa yang akan terbentuk. jangan takut untuk menikah, karena saat hati sudah mantap, niat kita sudah baik dan benar, insya alloh, Alloh SWT yang akan memudahkan segalanya. memudahkan rizky, memudahkan pekerjaan, melipat gandakan pahala setiap ibadah kita, Allohu Akbar. ini adalah nikmat yang tiada tara yang harus kita syukuri.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mencintai seseorang karena Alloh SWT, untuk lebih meningkatkan Taqwa kita dan bersama-sama  menuju jalan yang di ridhoi Alloh SWT

Love is a tie that only can be felt not to be touched

L’amour est culte

Ich liebe dich, weil Allah SWT

23 Responses

  1. selalu senang membaca hal seperti ini…dan selalu merasa jauh untuk melakukannya…

    jadi teringat puisi saya Jangan Katakan Cinta jika tak kenal dan tak setia….😀

  2. :-bd :-h ….. [-O- +🙂

  3. cinta memang memiliki banyak definisi, diajeng. konon, bisa membikin racun, tetapi juga sekaligus bisa bikin madu. semoga kita termasuk hamba-Nya yang mencintai seseorang semata-mata karena berkat ridha-Nya semata. postingan reflektif yang mencerahkan.

  4. tak ingin berlama2, tp tak boleh naif juga…keberuntungan lelaki tak selalu sama, jika dia tlah siap dia cukup sekali saja berijab dan berkomitmet sampai bertemu suratan. doakan saya segera! lagi menjajal ‘dijodohin’ lewat liqo xixixi…tp masih terus inget kamu…eh ga usah dipublish yg ini mah deh😀

  5. “Ich Liebe Dich, Weil itu bahasa Inggris apa apa jeng?

  6. Dari dulu, kalawo main ke sini, tulisannya selalu sejuk mbak, apalagi dihiasi dengan gif-gif yang indah, dan hampir selalu aku save as, mohon ijin ya mbak?

  7. Cinta, wah-wah ngga’ akan pernah habis untuk dibahas …..

  8. cinta memang tak ada habisnya untuk dibicarakan, tidak hanya yang muda yang tua pun masih mendambakan cinta

  9. adem rasanya baca tulisan yang satu ini…bikin tambah kangen untuk berlama-lama mengabiskan waktu dengan mengabdikan diri kepadaNya

  10. Aku rindu mencintai seseorg krna Allah😦

  11. Cinta seringkali indetik dengan keindahan dan kesenangan serta mendayu dayu. Cinta seringkali berubah. Kali ini kawanlama95 agak kurang bersemangat menulis cinta , entahlah sense cinta di diri ini seperti hilang. Hmmm apakah Allah telah menurunkan rasa ini sehingga semuanya seperti gamang. Ya Allah berilah cinta itu kepada hatiku kembali

  12. Menjaga dengan baik dan mengelolah hubungan yang nyaman akan membuat kita merasa damai.
    Salam kenal dan terima kasih informasinya

  13. saya tak mengerti cinta, indahnya hanya di awal kurasa…. #lagu Geisha hihih

  14. Sahabat
    Senang kiranya aku bisa kembali membaca tulisanmu
    meski kita lama tak bersua
    moga kau bahagia selalu🙂

    Baru update dan BW lagi nih A
    Salam persohiblogan🙂

  15. nice blog,,,salam kenal

  16. BW ke Diajeng setelah sekian lama saya tak muncul dalam jagat per-bloger-an,
    Saya jadi inget lagunya The Beatles yang diconvert ke bahasa Jerman She Liebe Dich.

    Postingan ini terjadi hampir disemua orang dimana saat jatuh cinta kita lupa waktu, lupa segala2nya. yang diingat hanyalah si dia.

    Mengingatkan kembali kepada siapapun bahwa Dia bukan dia, yang harus diutamakan dari segalanya.

  17. tulisannya bagus…. salam kenal… muhni….

  18. aku lagi gak punya cinta.. *eh*

  19. Baru sempet berkunjung lagi untuk menikmati ademnya postingan dimari, lama belum ada update juga sepertinya😀

  20. malam ade, cinta…ehmn penuh misteri bagi saya, kadarnya bisa naik turun bhkan sesekali hilang… perwujudan dari cinta adalah hakikatnya ‘memberi ‘. disatu sisi kita juga menilai cinta jgn perbagian saja namun hrus utuh. ibarat pohon cinta tentunya ada daun cinta,akar cnta,ranting cnta, dst. semuany saling melengkapi…salam hangat

  21. hm… serasa pingin segera pulang dari timika…

    salam kenal ya…

  22. saya sangat setuju dengan uraian2 di atas, kalo marjinal mengibaratkan cinta itu pembodohan.😀

  23. So sweeeeeeetttttttttttttttttttttttttttttttttt…………😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: